Pada Debian GNU/Linux installer boot menu pilih Install.Debian Installer Boot Menu
Select a language, bahasa untuk proses install, biarkan default tetap Englis, lalu Enter untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.Pilih bahasa untuk proses install
Select your location, pilih lokasi yang akan digunakan untuk menentukan zona waktu dari server. Pilih other -> Asia -> Indonesia.
Configure locales biarkan default United States – en_US.UTF-8.
Configure the keyboard, tetap pakai American English.
Configure the network – Primary network interface, terdapat 2 NIC pada VM ini, diminta untuk memilih NIC utama. Pilih enp0s3 di mana NIC ini merupakan Adapter Network VirtualBox tipe NAT yang mendapatkan IP DHCP dan terhubung ke internet. Sementara NIC enp0s8 nantinya digunakan untuk terhubung ke Host OS atau VM lainnya.Primary network interface
Hostname, masukkan srv.debian.lan.
Masukkan password untuk user root, dan konfirmasi kembali passwordnya.
Masukkan nama pemilik user baru.
Masukkan username untuk user baru.
Masukkan password dan konfirmasi password untuk user baru.
Select a city in your time zone, memilih zona waktu, Western = WIB, Central = WITA, dan Eastern = WIT.
Partitioning method, pilih Manual untuk menentukan sendiri partisi dan kapasitasnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.Metode pembagian partisi
Pilih SCSI1 (0,0,0) (sda).Harddisk yang akan dipartisi
Create new empty partition table on this device?. Jawab Yes.
Partisi yang akan dibuat:
/ (dibaca partisi root), ext4, di primary, 50GB.
/home, ext4, di primary, 50GB.
swap, di primary, 2GB.
/var, ext4, di logical, 250GB.
/backup, ext4, di logical, pakai semua free space yang tersisa.
Pilih FREE SPACE untuk mulai membuat partisi dan membagi kapasitas yang tersedia.Membuat partition table
Create a new partition -> masukkan 50GB -> Primary -> Beginning -> Use as Ext4, Mount point /, lalu Done setting up the partition.Partition settings partisi /Partisi root sudah jadi
Pilih FREE SPACE -> Create a new partition -> masukkan 50GB -> Primary -> Beginning -> Use as Ext4, Mount point /home, lalu Done setting up the partition.
Pilih FREE SPACE -> Create a new partition -> masukkan 2GB -> Primary -> Beginning -> Use as swap area, Mount point /home, lalu Done setting up the partition.
Pilih FREE SPACE -> Create a new partition -> masukkan 250GB -> Logical -> Beginning -> Use as Ext4, Mount point /var, lalu Done setting up the partition.
Pilih FREE SPACE -> Create a new partition -> pakai semua sisa free space -> Beginning -> Use as Ext4, Mount point Enter manually, /backup, lalu Done setting up the partition.
Hasil akhir pembagian partisi seperti pada gambar di bawah ini. Lanjut dengan memilih Finish partitioning and write changes to disk.Hasil akhir pembagian partisi
Write the chages to disks?. Jawab Yes.
Scan another CD or DVD?. Jawab No.
Use a network mirror?. Jawab No.
Participate in the package usage survey?. Jawab No.
Software selection, centang SSH server dan standard system utilities. Tab ke Continue ->Enter.Software Selection
Proses install software.Proses install sedang berjalan
Install the GRUB boot loader to the master boot record?. Jawab Yes.
Device for boot loader installation, pilih /dev/sda.
Install Debian 9 Minimal Server telah selesai. Continue.Install Debian telah selesai
Komentar
Posting Komentar